Hi!

This blog is only a quick peek into my thought and I like to write, can't say I love writing after a bunch of my failure to against my laziness. Hopefully you enjoy your reading on my blog and I wish it will inspire you to do better than me. Have a blessed reading :)

November 13, 2014

INTERNET, Senjata Pamungkasku

Pendidikan. Sekolah. Belajar. Mengajar. Sejak saya menyandang profesi GURU, yang kata orang merupakan PAHLAWAN TANPA TANDA JASA, saya memandang kata-kata tersebut secara berbeda. Pendidikan bukan sekedar kegiatan yang membuat siswa dari TIDAK TAHU menjadi TAHU, tetapi juga seharusnya pendidikan merupakan proses yang mengajarkan bagaimana cara belajar dan mengajak siswa menikmati prosesnya.

Thank God for technology. Istilah ini sering diungkapkan seseorang, paling tidak saya sendiri sering mengungkapkan ini, ketika berada pada satu titik kesadaran bahwa sungguh teknologi mempermudah hidup manusia. Apalah daya saya tanpa teknologi? Dalam profesi saya sebagai guru, saya sering kali mengalami Technology Moment ini.

Saya merupakan seorang guru TK di sekolah berstandar Nasional Plus yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Pada awal tahun mengajar, saya menemukan banyak sekali kesulitan yang tidak dapat saya temukan solusinya di dalam buku-buku berbasis psikologi atau pedagogi. Training dan pengetahuan memang sudah banyak, akan tetapi ternyata problematika yang ditemui di dalam kelas jauh lebih banyak daripada segala sesuatu yang sudah dituturkan oleh Jenkins, Erikson, Freud, dan rekan rekan sejawatnya di dalam buku-buku sakti mereka. Singkat cerita, ternyata Om Google mampu menjawabnya.

Di internet, ada begitu banyak rekan guru serta institusi pendidikan dari seluruh dunia yang membagikan pengalaman, dan solusi mereka dengan cara yang sangat menarik. Dari mulai free printable worksheet, creative activity, video, DIY for kids, art and craft for kids, classroom management kit, dan masih banyak yang lainnya. Modal yang saya butuhkan sebagai guru yang sedang kesulitan hanyalah seperangkat komputer, printer, mesin fotokopi, lem gunting, dan beberapa alat lainnya untuk mewujudkan apa yang mereka bagikan di internet. Kabar baiknya adalah modal yang saya butuhkan adalah perlengkapan standar yang seharusnya memang dimiliki sekolah. Bisa dikatakan bahwa senjata pamungkas saya dalam mengisi tahun-tahun mengajar saya adalah keberadaan internet yang menyediakan ribuan bahkan jutaan informasi dan ide bagi semua guru. Saya memilih kata informasi dan ide, karena terkadang apa yang kita butuhkan memang tidak terjawab secara eksplisit di dalam website-website, tetap dibutuhkan kreatifitas sebagai guru untuk memodifikasi sajian informasi dan ide menjadi jawaban dari permasalahan yang dihadapi guru atau bahkan siswa.

Dalam 2 tahun terakhir, mengajarkan siswa TK saya menghitung kelipatan 5 (count by 5) merupakan tantangan tersendiri. Mereka telah mengerti secara konsep, bahwa menghitung kelipatan lima adalah cara untuk mempermudah proses penghitungan banyak objek. Akan tetapi, konsep tersebut bisa diaplikasikan dengan cepat ketika mereka sudah lancar dalam melafalkan penghitungan kelipatan 5. Saya dan rekan guru saya menemukan sebuah video yang mudah diterima anak serta memiliki nada lagu menyenangkan. Berikut videonya :


Dari video ini, siswa dapat melatih kemampuan mereka untuk menghitung kelipatan 5 dengan mudah. Mereka memiliki rasa antusias yang lebih dibandingkan ketika saya hanya menggunakan papan tulis dan spidol. Berikut kegiatan siswa saya dalam menyanyikan lagu yang terdapat dalam video :


Di kesempatan lain lagi, saya mengajarkan siswa untuk menulis angka dalam kata-kata (number words) dengan menggunakan video yang dapat membantu mereka mengingatnya dengan mudah, hanya dengan menyaksikan video ini selama satu minggu berturut-turut.

Berikut ini kegiatan siswa ketika ikut menyanyikan Number Words RAP.


Tidak hanya memanfaatkan video, tapi ada juga contoh modifikasi pemanfaatan informasi yang saya aplikasikan seperti di sini.

Dalam pengalaman saya berselancar di dunia internet, saya tidak hanya menemukan fakta menyenangkan. Ada sebuah fakta sedih yang saya temukan, yaitu sedikitnya jumlah informasi yang dibagikan dari guru Bahasa Indonesia. Indonesia kekurangan sumber blog dan video anak yang baik untuk dijadikan referensi pengajaran. Ketika saya mencari ide dari internet, kata-kata yang saya gunakan memang kosakata Bahasa Inggris karena informasi yang menggunakan Bahasa Indonesia sangat sedikit sekali. Bahkan ketika saya dengan sengaja mencari bahan untuk pengajaran Bahasa Indonesia, sulit mendapatkannya. Harapan saya adalah pemerintah kita akan menggali potensi-potensi anak negeri untuk memajukan pendidikan anak Indonesia. Mengadakan lomba membuat video animasi cerita rakyat, gambar (clipart) anak Indonesia, blog informatif, merupakan salah satu hal baik untuk ‘memancing’ bakat-bakat tersembunyi di negeri ini. Sepertinya usul ini bisa disampaikan dengan lebih mudah sekarang. Semoga dengan mengirimkan SMS kepada Bapak Anies sebagai Menteri Pendidikan Dasar mengenai hal ini, cita-cita saya dapat terwujud J

Saya percaya Tuhan memberikan manusia kemampuan untuk menciptakan dan bakat untuk mengelola teknologi untuk tujuan-tujuan yang baik. Teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang sekarang merupakan hak istimewa yang kita dapatkan sebagai manusia jaman ini. Terutama kita sebagai guru yang memiliki tugas untuk mendidik, sudah seharusnya kita melakukan hal-hal yang jauh lebih besar dan bernilai dari para guru pendahulu kita. Dahulu mereka mengalami banyak keterbatasan karena mereka kesulitan mendapatkan sumber pengetahuan yang luas, kini kita bisa mendapatkannya dengan mudah. Guru harus mampu memperlihatkan kepada siswa bahwa teknologi yang mereka temui dalam keseharian mereka merupakan alat canggih yang dapat mengajarkan mereka kepada banyak hal baik; bahwa pembelajaran dapat menjadi sangat menyenangkan. Jangan sampai siswa kita jatuh dalam penyalahgunaan teknologi, karena mereka terlanjur memandangnya hanya sebagai alat untuk bersenang-senang, bermain, dan aktif di media sosial.

Mari aktifkan penggunaan teknologi internet dalam pengajaran kita! J


No comments:

Post a Comment